Minggu, 15 Maret 2015

RANGKUMAN

Budidaya dan Wirausaha Tanaman Pangan

 A. Mengenal  Budidaya Tanaman Pangan

1. Jenis Tanaman Pangan

Tanaman Pangan utama yaitu, tanaman yang menjadi sumber utama bagi karbohidrat dan protein untuk memenuhi kebutuhan tubuh manusia.
Hasil budidaya tanaman pangan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Hasil budidaya tanaman pangan juga diperdagangkan sehingga dapat menjadi mata pencaharian. Hal ini menjadikan tanaman pangan sebagai komoditas pertanian yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.

Tanaman pangan dikelompokkan berdasarkan umur yaitu, tanaman semusim dan tanaman tahunan.
Tanaman pangan juga dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu serealia, kacang-kacangan, dan umbi-umbian.

Padi (Oryza Sativa L.)
Padi memiliki batang yang berbuku dan berongga. Bulir padi terdapat pada malai yang dimiliki oleh anakan.Budidaya padi dikelompokkan menjadi padi sawah, padi gogo dan padi rawa. Tanaman padi diperbanyak dengan menggunakan biji.


Jagung (Zea Mays L.)
Jagung memiliki batang tunggal yang terdiri atas buku dan ruas. Bunga Jantan terletak di ujung batang, sedangkan bunga betina (tongkol) berada di bagian tengah batang jagung. Jagung dapat ditanam di lahan kering maupun di lahan sawah sesudah panen padi. Tanaman Jagung diperbanyak dengan biji.


Sorgum (Shorgum bicolor L.)
Tanaman Sorgum sekilas mirip dengan Jagung. Sorgum memiliki batang yang berbuku-buku. Kadang-kadang Sorgum dapat memiliki anakan. Sorgum diperbanyak dengan biji. Sorgum dapat ditanam pada berbagai kondisi lahan, baik lahan subur maupun lahan kurang subur atau lahan marjinal karena sorgum memiliki daya adaptasi yang luas.


Kedelai (Glycine max L.)
Kedelai merupakan tanaman semusim. memliki daun tunggal dan daun bertiga (trifoliate). Polong kedelai yang telah masak ditandai dengan kulit polong yang berwarna cokelat. Kedelai diperbanyak dengan biji. Berdasarkan warna bijinya, kedelai dibedakan menjadi kedelai kuning, hijay kekuningan, cokelat dan hitam, namun endosprem kedelai umumnya berwarna kucing. Kedelai dapat ditanam di lahan kering atau di sawah sesudah panen padi.


Kacang Tanah (Arachis hipogeae L.)
Kacang tanah dapat ditanam di lahan kering dan lahan sawah sesudah panen padi. Kacang tanah diperbanyak dengan biji. Tanaman ini memiliki tipe tumbuh dengan memanjang di atas permukaan tanah. Kacang tanah memiliki polong yang utmbuh dari ginofor di dalam tanah. Kacang tanah dapat dipanen pada umur 90-95 hari setelah tanam.


Kacang Hijau (Vigna radiata L.)

Tananaman kacang hijau merupakan tanaman pangan semusim. batangnya bercabang serta daun dan polong ber-bulu. Kacang Hijau diperbanyak dengan biji. Kacang hijau dapat ditanam di lahan kering maupun di lahan sawah sesudah panen padi.


Singkong (Manihot utilissima)
Tanaman singkong atau ubi kayu merupakan tanaman berkayu yang dipanen umbinya. Daun Tanaman in bisa dimanfaatkan sebagai sayuran. Tanaman ubi kayu dapat mengahasilkan biji tetapi tidak digunakan untuk perbanyakan. Tanaman ini biasanya diperbanyak dengan menggunakan stek batang. Tanaman ubi kayu mempunyai daya adaptasi yang luas, tetapi umumnya ubi kayu ditanam di lahan kering.


Ubi jalar (lpomoea batatas L.)
Tanaman ubi jalar adalah tanaman pangan yang memiliki batang panjang menjalar. Ubi jalar dapat diperbanyak dengan bagian ubi, pucuk batang, dan stek batang. Ubi jalar umumnya ditanam pada guludan tanah di lahan tegalan atau lahan sawah. Warna kulit umbi maupun warna daging umbi bervariasi, mulai dari umbi yang berwarna putih, krem, orange atau ungu.